Sastra Bandingan: Keragaman Analisis dalam Perspektif Modern
Kata Kunci:
Sastra Bandingan, Analisis Karya Sastra##submission.synopsis##
Buku berjudul Sastra Bicara: Membaca Hidup lewat Cerita Rakyat, Novel, dan Film ini hadir sebagai upaya menghubungkan dua dunia: tradisi dan modernitas. Di dalamnya tersaji beragam kajian sastra bandingan yang digarap secara serius oleh para penulis muda. Artikel-artikel yang terangkum dalam buku ini menyoroti perbandingan antara cerita rakyat, novel, hingga film, seperti Joko Kendil dan Beauty and the Beast, Ipar adalah Maut, maupun Dear Nathan dan Galaksi. Setiap kajian tidak hanya mengupas unsur intrinsik dan ekstrinsik, tetapi juga menyingkap nilai moral, sosial, hingga representasi budaya yang terkandung di dalamnya.
Dengan gaya analisis yang akademis sekaligus mudah dipahami, buku ini diharapkan dapat dinikmati tidak hanya oleh kalangan akademisi, tetapi juga oleh pembaca umum yang mencintai sastra. Setiap tulisan adalah undangan untuk merenungkan kembali bagaimana karya sastra mampu membentuk cara pandang kita terhadap cinta, pengorbanan, konflik sosial, maupun persoalan kemanusiaan lainnya.
Kami percaya, hadirnya buku ini akan memberikan pengalaman membaca yang kaya, membuka wawasan baru, sekaligus membangkitkan kebanggaan bahwa sastra Indonesia dapat disejajarkan dengan karya-karya dunia. Semoga kehadiran buku ini menjadi inspirasi bagi para pembaca untuk terus mengeksplorasi dan merayakan kekayaan sastra sebagai bagian penting dari kebudayaan manusia.
##submission.chapters##
-
Perbandingan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Novel Dear Nathan karya Erisca Febriani (2016) dengan Novel Galaksi Karya Poppi Pertiwi (2017)
-
Perbandingan Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Cerita Rakyat Joko Kendil dan Cerita Beuty And The Beast
-
Ekranisasi Pada Novel Ipar Adalah Maut Karya Elizasyifaa Ke Film Ipar Adalah Maut Karya Sutradara Hanung Bramantyo
-
Analisis Unsur Intrinsik Cerita Rakyat Danau Toba (Sumatra Utara) Dengan Rawa Pening (Jawa Tengah): Kajian Sastra Bandingan
-
Perbandingan Film Fantasi Richie Rich Karya Donald Petrie (1994) dengan Home Alone Karya Jhone Huges (1991)
-
Ekranisasi Novel Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur (2003) Karya Muhiddin M. Dahlan Dengan Film Tuhan Izinkan Aku Berdosa (2024) Karya Hanung Bramantyo
##plugins.themes.default.displayStats.downloads##
