Latihan Mindfulness untuk Meningkatkan Psychological Well-Being Siswa Sekolah Janji Baik
DOI:
https://doi.org/10.70904/Keywords:
janji baik, mindfulness, psychological well-beingAbstract
Sekolah Janji Baik didirikan pada tahun 2022 tanggal 17 April yang berlokasi di kota Tangerang Selatan. Tujuan didirikannya sekolah janji baik ini adalah untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikannya melalui program kesetaraan paket A, B dan C. Kami menemukan beberapa masalah yang terjadi, pertama, tampak bahwa siswa kurang ada motivasi untuk sekolah; kedua, siswa kurang menerima keadaan yang dijalani saat ini; ketiga, siswa sering menyalahkan keadaan. Untuk mengatasi masalah tersebut kami memberikan solusi berupa latihan mindfulness untuk para siswa. Mindfulness adalah rasa kesadaran pada diri agar berfokus terhadap pengalaman yang terjadi saat ini tanpa menilai atau menyalahkan keadaan (Baer et al., 2008). Wulandari dan Irwanto (2022) berdasarkan hasil penelitiannya mengungkapkan bahwa intervensi teknik mindfulness yang dilakukannya membentuk emosi positif pada individu terhadap kondisi dan masalah yang sedang dihadapinya serta memungkinkan individu menemukan cara untuk mengatasi masalahnnya dan mampu mengambil keputusan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini, setelah siswa diberikan latihan mindfulness terjadi perubahan peningkatan dari skor pre test dan post test sebesar 6,42%. Meskipun baru dilakukan satu kali pertemuan namun sudah menunjukkan peningkatan setelah diberikan pelatihan. Hal ini menunjukkan bahwa latihan mindfulness dapat mendukung meningkatnya kesadaran siswa akan keadaan diri, lebih mampu menerima keadaan dirinya dengan sikap dan emosi positif.
References
Avati, P. (2023). Body image dan psychological well-being pada remaja penggemar K-Pop di Jakarta yang melakukan celebrity worship. Jurnal Ilmiah Psikologi, 1–72. ISSN 2598-4918.
Baer, R. A., Smith, G. T., Lykins, E., Button, D., Krietemeyer, J., Sauer, S., & Williams, J. M. G. (2008). Construct validity of the five facet mindfulness questionnaire in meditating and nonmeditating samples. Assessment, 15(3), 329–342.
Fachrudin, D., & Hasanat, N. (2016). Program mindfulness untuk perawat (Modul fasilitator). Program Magister Psikologi Profesi Bidang Klinis, Universitas Gadjah Mada.
Fourianalistyawati, E., & Listiyandini, R. A. (2021). Pemberian pelatihan mindfulness di sekolah untuk meningkatkan rasa kesadaran pada remaja. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 694–698.
Jati, N. M. K. P., & Pramadi, A. (2023). Mindfulness-based cognitive therapy untuk meningkatkan psychological well-being pada individu dewasa awal dengan emotional loneliness. Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi, 11(3), 110–115. https://doi.org/10.22219/procedia.v11i3.27831
Kabat-Zinn, J. (2019). Clinical handbook of mindfulness. Springer Science+Business Media.
Muhtar, R., & Pramesti, R. D. (2025). Pelatihan mindfulness untuk meningkatkan kemampuan koping adaptif pada siswa pelaku nonsuicidal self-injury (NSSI). Procedia: Studi Kasus dan Intervensi Psikologi, 13(1).
Putri, N. M. W. A., & Yudiarso, A. (2021). Efektivitas intervensi berbasis mindfulness dalam meningkatkan resiliensi di tempat kerja: Studi meta analisis. MEDIAPSI, 7(1), 27–36. https://doi.org/10.21776/ub.mps.2021.007.01.4
Ramadhani, T., Djunaedi, S., & Sismiati, A. (2016). Kesejahteraan psikologis (psychological well-being) siswa yang orangtuanya bercerai: Studi deskriptif yang dilakukan pada siswa di SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 108–115.
Rizwari, M. C. A. P., Wiswanti, I. U., & Pramita, F. A. (2023). Learning to BREATHE: Intervensi berbasis mindfulness pada remaja dengan nonsuicidal self-injury (NSSI). Guidena: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 13(1), 140–152. https://doi.org/10.24127/gdn.v12i2.6419
Safitri, M. H., & Nugroho, I. P. (2023). Mindfulness dan emotional intelligence pada remaja panti asuhan. Psychology Journal of Mental Health, 4(2), 92–109.
Wulandari, P. I., & Irwanto. (2022). Pendekatan mindfulness dalam menggambarkan hubungan rasa syukur dan kualitas hidup pada orang yang hidup dengan lupus. Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi, 21(1), 15–26. https://doi.org/10.24167/psidim.v21i1.3582
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatma Nuraqmarina, Hifizah Nur, Popi Avati, Dewi Murtiningsih (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.